- Langkah pertama masukan CD installer/Usb bootable OpenSUSE 13.2 anda, kemudian arahkan first boot drive ke media Installer tersebut, tunggu sampai keluar menu seperti dibawah ini, lalu enter nstallation untuk install OpenSUSE 13.2
- Langkah selanjutnya adalah memilih bahasa installasi dan Keyboard layout anda, kali ini saya memilih bahasa English (US) dan Keyboard Layout juga English (US)
- Selanjutnya adalah Installation Options untuk menambah repositori online sebelum instalasi centang pada Add Online repositories before installation dan jika anda melakukan installations dengan media terpisah centang pada include Add-on Product from separate media, kali ini tidak menambahkan keduanya, lalu Next
- Kemudian konfigurasi partisi anda bisa memilih konfigurasi otomatis atau juga manual, jika anda memilih otomatis langsung klik Next, jika memilih manual klik pada Create Partition Setup...
- Kali ini saya meng-konfigurasi partisi secara manual maka klik pada Create Partition Setup... kemudian pilih Custom Partitioning (for experts) padaPreparing Hard Disk, lalu Nextmaka akan tampil window seperti dibawah ini,
- Untuk konfigurasi menambahkan partisi klik pada Add Partition... Maka akan tampilan memilih tipe partisi dibawah ini, pilih tipe partisi pada Primary Partition lalu klik Next
- Sebelum memilih peran partisi kita harus mengalokasikan ukuran peran partisi yang digunakan seperti : /swap, /root, /boot, /home.
- Selanjutnya adalah memilihi Role atau suatu peran partisi jika anda tadi meg-alokasikan ukuran partisi untuk swap maka pilih swap, jika anda tadi meng-alokasikan untuk /boot, dan /root pilih pada Operating System untuk paritisi system, lalu jika anda meng-alokasikan untuk /home maka pilih padaData and ISV Applications untuk partisi seperti Home.
- Jika tadi anda meng-alokasikan untuk swap maka pilih Swap > Next kemudian pada Formatig Options pada File System pilih swap, lalu mount pointnya sebagai /swap. Lalu Finish
- Jika tadi anda meng-alokasikan ukuran partisi untuk root dan boot maka pilih pada Operating System > Next kemudian untuk Formating Optionspada File System pilih XFS itu standart partisi pada OpenSUSE 13.2, lalu pilih pada Mount Point nya sebagai /root atau /boot. Lalu Finish
- Jika tadi anda meng-alokasikan ukuran partisi untuk /home maka pilih pada Data and ISV Applications > Next Kemudian untuk Formating Optionspada File System pilih ext4 untuk partisi home, lalu pilih pada Mount Point nya sebagai /home. Lalu Finish
- Jika konfigurasi partisi manual sudah maka langsung klik Accept > Next
- Setelah konfigurasi partisi mengatur timezone anda, pada Region adalah wilayah waktu anda, kali ini saya isi Asia karena saya di Jakarta untukTimezone saya pilih Jakarta, lalu Next
- Setelah mengatur waktu dan wilayah anda diberi pilihan untuk tampilan OS OpenSUSE 13.2 untuk menggunakan GNOME atau KDE, KDE adalah tampilan GUI yang terlihat menarik namun tidak terlalu elegan tapi sangat menghemat pemakaian memori, sedangkan GNOME adalah tampilan sama-sama GUI namun GNOME sangat berorientasi pada grafis lebih menarik dengan tampilan yang disediakan dan sangat memakan memori. Kali ini saya pilih GNOME lalu Next
- Lalu membuat user dan password untuk OS, jika anda ingin membuat password tersebut menjadi password administrator/ password root centang padaUse password for system administrator, lalu Next
- Setelah itu OS meyakinkan jika anda membuat user dan password tersebut, klik Yes
- Setelah semua kofigurasi selesai klik Install untuk langsung install
- Tunggu sampai proses Installasi selesai
- Lalu Setelah proses installasi selsai maka OS akan meminta reboot klik Yes maka akan reboot, jika setelah booting muncul login OS seperti dibawah ini maka installasi OS OpenSUSE 13.2 anda berhasil
Semoga bermanfaat, selamat mencoba..
Wednesday, 3 June 2015
Home
»
»
Cara Installasi OS OpenSUSE 13.2
























0 komentar :
Post a Comment